Film: Cloudy With a Chance of Meatballs
Selasa, November 3rd, 2009

Film buatan Sony Pictures Animation ini adalah sebuah adaptasi kisah dongeng yang dibuat oleh Judi dan Ron Barrett’s pada tahun 1978. Apa jadinya kalau kita tinggal di sebuah pulau yang memiliki hujan makanan setiap harinya? Mulai merasa lapar saat membaca judul film kali ini? Tunggu sampai kamu menyaksikannya sendiri. Tetapi sebelum menontonnya sendiri, silahkan baca review film tersebut di sini.
Tokoh utama kita kali ini adalah seorang nerd (kutu buku) yang bernama Flint Lockwood (Bill Hader). Flint sangat mengidolakan penemu-penemu terkenal seperti, Philo Farnsworth, Nikola Tesla, Albert Einstein, James D. Watson dan masih banyak lagi. Sesuai dengan tokoh-tokoh yang diidolakannya, dari kecil Flint bercinta-cita untuk menjadi seorang penemu. Hal itu membuat Flint kecil menjadi jadi bahan tertawaan anak-anak seumurannya, untunglah ibu Flint (Lauren Graham) menyemangati Flint untuk terus berjuang mengejar cita-citanya. Hari demi hari berlalu, Flint tetap berusaha menciptakan berbagai penemuan yang kebanyakan berakhir dengan bencana. Biasanya setiap musibah yang ditimbulkan oleh penemuan-penemuan Flint akan menimpa ayahnya, Tim Lockwood (James Caan).

Suatu hari, Flint berhasil menciptakan sebuah mesin yang mampu memproduksi makanan dari air. Tentunya penemuan tersebut sangat membanggakan bagi Flint, apalagi pulau tempat Flint tinggal yang bernama Swallow Falls sedang dirundung krisis pangan berkepanjangan. Krisis tersebut dimulai saat dunia internasional bosan dengan ikan sarden yang berbau amis dan menyengat, padahal ikan sarden kalengan merupakan produk utama Swallow Falls, sehingga produksi sarden dari Swallow Falls tidak diserap pasar. Untuk menyiasati kondisi tersebut, para penduduk Swallow Falls hidup dengan hanya mengkonsumsi ikan sarden.

Mesin Flint gagal beroperasi karena kurangnya suplai listrik. Di saat yang bersamaan Swallow Falls sedang menghadapi hari yang sangat penting. Mayor Shelbourne (Bruce Campbell) hendak membuka wahana permainan yang bernama Sardine Land. Teman masa kecil Flint yang bernama Brent (Andy Samberg) akan meresmikan wahana tersebut. Berkebalikan dengan Flint, Brent adalah seorang begundal yang menjadi ikon pabrik sarden di Swallow Falls. Kehidupan sosial Brent jauh lebih baik ketimbang Flint. Brent selalu didampingi dua orang wanita yang mengikuti kemanapun Brent pergi, dan kali ini Brent berkunjung ke toko tempat Flint bekerja.

Saat berada di toko Bert mengerjai Flint dengan menjatuhkan kotak sarden yang baru saja disusun. Untunglah momen pembukaan Sardine Land semakin dekat sehingga Bert harus keluar dari toko. Tim juga ingin melihat acara pembukaan tetapi dia tidak meninggalkan tokonya begitu saja. Melihat hal tersebut Flint menyuruh ayahnya untuk pergi ke acara pembukaan Sardine Land dan membiarkan tokonya dijaga oleh dirinya. Akhirnya ayah Flint menyetujui rencana tersebut dan pergi meninggalkan toko. Flint sebenarnya mengincar momen pembukaan tersebut untuk mendapatkan listrik bagi mesin ciptaannya.

Saat kondisi sudah aman, Flint buru-buru berlari kembali ke laboratorium buatannya dan mengambil mesin ciptaannya. Di tengah perjalanan menuju gardu listrik Flint dicegat Earl Devereaux (MR. T), satu-satunya polisi di Swallow Falls. Earl mengawasi semua gerak-gerik Flint, apalagi momen peresmian tersebut amatlah penting dan Earl tahu kalau Flint sering mengacau dengan segala penemuannya. Flint mengelabuhi Earl sehingga berhasil mencapai gardu listrik, tanpa pikir panjang Flint menghubungkan kabel listrik gardu listrik dengan mesin ciptaannya. Di saat yang bersamaan Sam Sparks (Anna Faris) melakukan debut pertamanya sebagai penyiar cuaca kota Swallow Falls untuk televisi nasional Amerika.
Benar saja, mesin Flint mengamuk mengacaukan prosesi peresmian Sardine Land dan terbang ke langit. Meninggalkan Flint terkurung sendirian di dalam akuarium dan dimusuhi seluruh kota. Flint akhirnya memutuskan menyendiri di pinggiran dermaga dan Sam yang merasa karirnya dikacaukan oleh orang gila juga melakukan hal yang sama. Sam yang berhasil mengetahui kalau Flint adalah orang yang bertanggung jawab atas bencana yang menimpanya memarahi Flint habis-habisan. Saat Sam memarahi Flint, Flint menyadari ada yang aneh pada awan hujan yang ada di depan merka. Awan tersebut menjatuhkan keju pada awalnya dan kemudian menjatuhkan burger ke seluruh pulau. Apa yang akan terjadi berikutnya? Penasaran? Kami punya reviewnya untuk kamu.

Cloudy with a Chance of Meatballs memiliki grafis yang sangat apik. Tidak terlalu kartun tetapi tidak terlalu manusia sehingga bisa dibilang berada di tengah-tengah. Cerita Cloudy with a Chance of Meatballs disajikan dengan sangat apik dan rapat, kita tidak bisa berleha-leha barang sejenak bila ingin mengikuti keseluruhan cerita. Untunglah film animasi memiliki genre komedi sehingga mengikutinya terus-menerus sepanjang 90 menit bukanlah sebuah masalah besar.

Film ini memiliki kedalaman cerita yang cukup baik. Masalah justru datang dari para karakternya yang tidak tergali dan dikembangkan dengan baik. Kita hanya tahu kalau Flint adalah seorang penemu yang memiliki seorang ayah dan ibu, sebenarnya masih banyak aspek lainnya yang belum tergali. Sebagai contoh, karakter Bert yang sedikit sekali disinggung di dalam film. Padahal kami sebenarnya ingin melihat Bert kecil yang membully Flint kecil. Tentunya kami tidak bermaksud mengajarkan cara membully pada anak-anak yang menonton film Cloudy with a Chance of Meatballs, tetapi jadinya seperti ada yang kurang.
Para pengisi suara dalam film Cloudy with a Chance of Meatballs bisa menghidupkan karakter yang mereka bawakan. Bahkan kami sempat terkecoh oleh karakter Earl Devereaux yang suaranya diisikan oleh Mr. T. Entah mengapa kami seperti tidak bisa mengenali logat Mr. T yang biasanya kami saksikan di televisi. Rasanya tidak ada keluhan apapun untuk para pengisi suara, mereka sudah memberikan nyawa pada karakter yang mereka isikan suaranya.

Cloudy with a Chance of Meatballs memiliki banyak pesan moral yang disuguhkan dengan cara yang sangat asyik sehingga kita tidak akan sadar akan keberadaan pesan moral tersebut. Pada beberapa adegan diperlihatkan kalau Flint sangat suka berkhayal dan memiliki kreativitas yang tinggi, ini adalah salah satu bocoran tentang pesan moral yang ingin disampaikan di dalam film. Pada intinya sih kamu harus memiliki banyak impian dan imajinasi untuk menggapai cita-citamu. Bagaimana, ingin tahu pesan moral lainnya? Tonton filmnya kalau sudah keluar di bioskop.
Cloudy with a Chance of Meatballs juga memiliki banyak adegan komedi yang sanggup mengocok perutmu, bahkan di menit-menit awal kita sudah disuguhi beberapa kelakuan konyol Flint Lockwood bersama monyet kesayangannya. Flint yang terbiasa berpikir sistemasti digambarkan dengan potongan-potongan adehan yang berisikan setiap kegiatan yang dilakukannya. Terkadang ada adegan konyol yang diselipkan di antara potongan-potongan kegiatan Flint, sehingga memancing tawa dan senyuman.

Cloudy with a Chance of Meatballs adalah sebuah film keluarga yang sangat layak untuk ditonton. Tidak ada adegan kekerasan di dalamnya sehingga kamu tidak perlu khawatir ketika mengajak nonton keponakan, adik atau adik gebetanmu menonton film Cloudy with a Chance of Meatballs. Kalau kamu masih kecil, silahkan ajak ayah dan ibumu untuk menonton film ini. Bilang pada mereka kalau film ini memiliki pesan moral untuk mereka dan dirimu, kami pastikan kamu pasti akan diajak menonton film ini. Jadi kesimpulannya adalah film ini bisa dan wajib ditonton oleh semua orang. Silahkan tunggu kedatangan film ini di bioskop-bioskop kesayangamu dan selamat menonton, kami pamit dulu ^_^.
Oh iya, hampir lupa. Dari tanggal 9 sampai 18 Oktober 2009 Mall Kelapa Gading menyuguhkan acara yang berhubungan dengan film Cloudy With a Chance of Meatballs. Acara yang bertajuk “Prepare to Get Serve” memiliki banyak rangkaian acara yang sangat menarik untuk diikuti bersama keluarga. Ada lomba menggambar, talk show, operet dan I’m an Inventor Competition. Pokoknya enggak ada ruginya deh nonton Cloudy With a Chance of Meatballs di Mall Kelapa Gading.
Category Film / Tags: /
Social Networks : Technorati, Stumble it!, Digg, delicious, Yahoo, reddit, Blogmarks, Google, Magnolia.








Berlatar masa depan kota Metro, Astro Boy adalah robot muda dengan kekuatan luar biasa ciptaan ilmuwan brilian. Berkekuatan energy ‘biru’, Astro Boy memiliki kekuatan, penglihatan x-ray, kecepatan luar biasa dan kemampuan untuk terbang. Berusaha untuk diterima, Astro Boy mempelajari kegembiraan dan emosi manusia, berusaha mencapai tujuannya. Menyadari bahwa keluarga dan teman-temannya dalam bahaya, Astro Boy menyusun kekuatan dan kembali ke kota Metro untuk menyelamatkan semua yang ia sayangi serta mengetahui arti menjadi pahlawan



