<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lukisan Murah &#187; Ensiklopedia</title>
	<atom:link href="http://nayagenggong.indosastra.com/archives/category/ensiklopedia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nayagenggong.indosastra.com</link>
	<description>Di jamin paling murah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 00:54:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pembalikan Medan Magnet Bumi</title>
		<link>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/414</link>
		<comments>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/414#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>De Andiwinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ensiklopedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nayagenggong.indosastra.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Para ilmuwan telah mengamati perubahan arah magnet Bumi yang sekarang sedang terjadi sebagaimana telah terjadi di masa silam. Situs web NASA memuat peta tentang perubahan arah Utara dari masa 150 tahun yang lalu hingga kini. Karena telah begitu lama waktu sejak terakhir kalinya terjadi, banyak yang percaya kita berada di awal masa perubahannya. Bagaimanapun Bumi membutuhkan waktu paling sedikit 5000 tahun hingga 50 juta tahun. Sepertinya tidak tepat untuk berasumsi bahwa bencana ini disebabkan oleh perubahan arah medan magnet Bumi.

Sumber : Fisikaasyik.com]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/414/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Medan Magnet Bumi</title>
		<link>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/415</link>
		<comments>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/415#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 00:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>De Andiwinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ensiklopedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nayagenggong.indosastra.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[Ketika siklus sebelumnya medan magnet Matahari yang menghantam bumi mulai dari anti-sejajar kemudian menjadi sejajar, maka pada siklus ini yang terjadi adalah sebaliknya, mulai dari ketika medan magnet Matahari anti-sejajar kemudian menjadi sejajar, yang berarti adanya amplifikasi pada bagaimana badai saat menghantam Bumi. Dengan demikian, maka efek yang terjadi pada siklus ke -24 mendatang menjadi lebih besar daripada yang sebelumnya diperkirakan.

Sumber : Langitselatan.com]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/415/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Ledakan Terbesar Di Dunia</title>
		<link>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/400</link>
		<comments>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/400#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 01:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>De Andiwinata</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ensiklopedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nayagenggong.indosastra.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[


Orang sedang mencari korban direruntuhan setelah ledakan di texas city, 1947


URUTAN 10 : 
Sebuah kebakaran di kapal kargo SS Grandcamp yang sedang berlabuh di texas city pada 1947 memicu 2.300 ton amoniu nitrat, sebuah campuran yang digunakan untuk penyubur dan berdaya ledak tinggi. Ledakan tersebut merontokan 2 pesawat terbang yang sedang melintas disekitarnya dan memicu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://nayagenggong.indosastra.com/archives/400/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
