Film : The Police

Oktober 28, 2009 at 3:50 AM , by De Andiwinata

Namanya Roy. Ia gembong narkoba. Ia licin bagai belut. Tak ada jajaran kepolisian di negeri ini yang mampu membekuknya. Telah lama Roy masuk daftar pencarian orang (DPO) tim narkoba polisi. Tapi ia selalu lolos. Diperankan oleh Fairly Wattimena, Roy selalu merasa bangga bila ia bisa mengelabui polisi untuk kesekian kalinya.

Misalnya dalam sebuah kesempatan itu. Polisi tinggal sejengkal lagi menciduknya. Namun,  gembong narkoba itu mampu berkelit kabur. Hanya karena ia berpindah dari mobil ke bajaj. Roy pun tertawa terbahak-bahak.

Komandan Surya (Ki Kusumo), bos tim antinarkoba, pun pusing. Sebuah strategi baru diusungnya untuk menangkap Roy. Surya mengumpulkan tiga personel polisi yang dinilainya kompeten. Terpilihlah Jono (Vino G. Bastian), Ucok (Teguh Leo), dan Albert (Diaz Theo) yang tergabung dalam trio The Police. Ketiganya beraksi.

Film The Police ini merupakan kerja sama Putra Kusuma Pictures dengan Mabes Polri. Sutradara diserahkan kepada sutradara Hong Kong, A Leung Wong. Jangan bayangkan ini film seperti Dirty Harry-nya Clint Eastwood atau film yang bertema kisah-kisah polisi yang susah membongkar korupsi di tubuh polisi sendiri. Ini film 100 persen komedi.

Dikisahkan, meski nama berbau Jawa, Jono adalah perwira berdarah Betawi. Ia selalu didesak keinginan sang bapak, H. Dulloh (Malih), untuk segera kawin. Bersama sohibnya, Ucok, mereka selalu mengungkap kejahatan kelas teri. Ucok pun kerap membantu Jono memuluskan hasrat cintanya pada seorang gadis bernama Anita (Marrisa Nasution). Sedangkan Albert adalah polisi asal Ambon yang jago otomotif.

Di tangan Leung Wong, film ini dikemas menjadi film dagelan ala Hong Kong. Banyolan diumbar sejak awal pemutaran film. Bayangkan, adegan dibuka dengan menampilkan anak buah Roy mengeluarkan narkoba yang disimpan di dalam anus. Garing sekaligus menjijikkan.

Komedi yang dibesut Leung Wong pun bukan barang baru. Saat Jono berlari kencang mengejar pencopet, adegan lari yang dikemas mengingatkan kita pada adegan Kung Fu Hustle milik Stephen Chow.

Justru adegan lucu baru terasa renyah kala akting Vino beradu dengan Malih. Sebagai ayah dan anak, meski wajahnya jauh berbeda, mereka terbilang klop. Lakon Vino yang slebor cocok dengan gaya Malih sebagai Betawi kolot. Apalagi saat sang babe menuduh anak semata wayangnya sebagai penyuka sesama jenis, lantaran tak pernah membawa cewek ke rumah.

Akting Vino mengalami kemajuan dalam film ini. Adegan penyamaran yang mengharuskan ia menjadi waria dan tampil telanjang mematangkan akting Pemeran Pria Terbaik versi Festival Film Indonesia (FFI) 2008 itu.

Meski digarap sineas impor dan diolah di Hong Kong, kemasan action-nya jauh dari film Merantau yang digarap sutradara asal Inggris, Gareth Evans. Aksi baku tembak yang menuntut letusan api, kejar-kejaran di jalan raya, dan pecahan kaca mobil tak terkemas sempurna. Walhasil, adegan-adegan dalam film berbiaya Rp 8 miliar ini tak terlihat meyakinkan. Debut kedua rumah produksi yang dibangun paranormal itu belum lebih bagus dari film perdananya, Rantai Bumi.

Di tengah reputasi polisi yang sedang dipertaruhkan dalam menghadapi teroris, diluncurkannya film konyol tentang polisi menjadi terasa “aneh”. Dalam film ini kita juga bisa melihat Kepala Divisi Humas Mabes Polri Abu Bakar tampil dalam sebuah adegan. Ki Kusumo menyatakan tujuan utama film ini ingin memberi citra baru pada polisi,

“Kalau saya bikin film polisi ini dengan kemasan drama serius, nanti orang malah jenuh,” Ki Kusumo berkilah. Tapi caranya menampilkan anggota tim reserse polisi yang dalam film cenderung konyol justru bisa jadi bumerang tersendiri.
Judul: The Police
Genre: Komedi aksi
Sutradara: A Leung Wong
Produksi: Putra Kusuma Pictures
Pemain: Vino G. Bastian, Marrisa Nasution, Teguh Leo, Diaz Theo, Ki Kusumo.

  • Twitter
  • Facebook
  • Yahoo Mail
  • Share/Bookmark

No Comments

Category Film / Tags: /

Social Networks : Technorati, Stumble it!, Digg, delicious, Google, Twitter, Yahoo, reddit, Blogmarks, Ma.gnolia.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

No Responses to “ Film : The Police ”

By submitting a comment here you grant Lukisan Murah a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution. Inappropriate comments will be removed at admin's discretion.

Top of page