Asmara
Oktober 28, 2009 at 3:11 AM , by De Andiwinata
Asmara,
tatkalanya, ia adalah hati penuh kata
cahayanya gemilang melukis pelita
suatu masa saat tutur bicara menjadi terbata
Dalam Asmara,
gejolaknya menjadi mata
jenderal pun buta, runtuh dari tahta
imajinya, istana sang prahara
Apakah Asmara?
Dalam wacana, ia selalu terbawa
Terbaca dalam rangkai penuh asa
Bersamanya, adalah jiwa yang kusebut cinta
Dan hai Kau Asmara
kisah serpih perkakas kasih
sebentuk hampa dalam nyata
tumbuh, ikuti perangai tanpa letih
- De -





No Responses to “ Asmara ”